Pengertian Sewa Menyewa
Sewa-menyewa merupakan salah satu perjanjian timbal balik. Ada beberapa pengertian mengenai sewa-menyewa antara lain:
- Menurut Subekti, sewa-menyewa adalah pihak yang satu menyanggupi akan menyerahkan suatu benda untuk dipakai selama suatu jangka waktu tertentu sedangkan pihak yang lainnya menyanggupi akan membayar harga yang telah ditetapkan untuk pemakaian itu pada waktu-waktu yang ditentukan.
- Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, sewa didefinisikan sebagai: (i). pemakaian sesuatu dengan membayar uang; (ii). Uang dibayarkan karena memakai atau meminjam sesuatu, ongkos biaya pengangkutan (transportasi); (iii). Boleh dipakai setelah dibayar dengan uang. Menyewa didefiniskan sebagai memakai (meminjam, mengusahakan, dan sebagainya) dengan membayar uang sewa.
- Menurut M. Yahya Harahap, sewa-menyewa (huur envenhuur) adalah persetujuan antara pihak yang menyewakan dengan pihak penyewa. Pihak yang menyewakan menyerahkan barang yang hendak disewa kepada pihak penyewa untuk dinikmati sepenuhnya (volledige genot).
- Menurut Wiryono Prodjodikoro, sewa-menyewa barang adalah suatu penyerahan barang oleh pemilik kepada orang lain itu untuk memulai dan memungut hasil dari barang itu dan dengan syarat pembayaran uang sewa oleh pemakai kepada pemilik.
- Sewa-menyewa menurut Pasal 1548, BabVII Buku III KUHPerdata menyebutkan bahwa: “Sewa-menyewa adalah suatu persetujuan dengan mana pihak yang satu mengikatkan dirinya untuk memberikan kepada pihak yang lainnya kenikmatan dari sesuatu barang, selama suatu waktu tertentu dan dengan pembayaran sesuatu harga, yang pihak tertentu belakangan itu disanggupi pembayarannya”.
Sewa-menyewa, seperti halnya dengan jual beli dan perjanjianperjanjian lain pada umumnya, adalah suatu perjanjian konsensual. Artinya sudah sah dan mengikat pada detik tercapainya sepakat mengenai unsur-unsur pokoknya, yaitu barang dan harga. Kewajiban pihak yang satu adalah menyerahkan barangnya untuk dinikmati oleh pihak lain, sedangkan kewajiban pihak yang lain adalah membayar harga sewa. Jadi barang diserahkan tidak untuk dimiliki seperti halnya dalam jual beli, tetapi hanya untuk dipakai, dinikmati kegunaannya.
Sewa mobil/bus, adalah perusahaan yang menyewakan kendaraan untuk jangka waktu yang singkat, umumnya mulai dari beberapa jam sampai beberapa minggu. Sering diatur dengan banyak cabang lokal (yang memungkinkan pengguna untuk mengembalikan kendaraan ke lokasi yang berbeda), dan terutama terletak di dekat bandara atau daerah kota yang sibuk dan sering dilengkapi dengan situs web yang memungkinkan pemesanan online.
Agen penyewaan mobil terutama melayani orang-orang yang membutuhkan kendaraan sementara, misalnya, mereka yang tidak memiliki mobil sendiri, pelancong yang berada di luar kota, atau pemilik kendaraan yang rusak atau hancur yang sedang menunggu perbaikan atau kompensasi asuransi . Agen penyewaan mobil juga dapat melayani kebutuhan industri yang bergerak sendiri, dengan menyewa van atau truk, dan di pasar tertentu, jenis kendaraan lain seperti sepeda motor atau skuter juga dapat ditawarkan.
Di samping penyewaan dasar kendaraan, agen penyewaan mobil biasanya juga menawarkan produk tambahan seperti asuransi, sistem navigasi global positioning system (GPS), sistem hiburan, ponsel, WiFi portabel dan kursi keselamatan anak.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar